• November 4 2009

    Messi: Demi Bola, Rooney Rela Digaji Kecil

    BUENOS AIRES, Pemain sayap Barcelona, Lionel Messi, mengaku bermimpi bisa berada satu tim dengan penyerang Manchester United, Wayne Rooney. Menurutnya, akan menyenangkan bermain bersama pemain yang juga mencintai sepak bola dan Rooney adalah pemain jenis itu.


    Ia juga tidak memedulikan pembicaraan orang soal persaingannya dengan Cristiano Ronaldo. Menurutnya, tidak penting membicarakan individu karena sepak bola adalah permainan tim di mana seorang pemain bisa menjadi sangat hebat karena peran orang di sekitarnya. Meski begitu, ia sama sekali tak menyangsikan bahwa Ronaldo sangat pantas menyandang gelar pemain terbaik dunia.

    Untuk lebih lengkapnya, berikut penggalan wawancara Messi dengan News of the World.

    T: Anda mendapat kontrak (200.000 poundsterling per pekan dan klausul penjualan mencapai 220-300 juta poundsterling) hingga 2016. Apakah itu menjadi beban bagi Anda?

    J: Bagiku, yang penting adalah sepak bola. Ini lebih penting ketimbang uang dan kejayaan pribadi. Ketika aku di lapangan, tak masalah apakah ini merupakan final Liga Champions. Aku merasa seperti anak-anak.

    Ketika aku berlari dengan bola, aku berpikir bahwa aku adalah satu-satunya orang yang ada di planet ini dan tak ada hal lain yang penting.

    Ketika aku bermain bola, aku sangat bebas. Tak ada jumlah hadiah atau uang yang bisa membelikan Anda kebebasan. Itu kenapa aku sangat jatuh cinta kepada permainan ini (sepak bola).

    T: Sekarang Cristiano Ronaldo merumput di Real Madrid. Mengingat persaingan Barcelona dan Madrid, menurut Anda apakah ini akan memengaruhi persaingan kalian berdua?

    J: Banyak komentar sebelum final Liga Champions (musim lalu) dibuat untuk diriku dan Ronaldo. Namun, itu tidak benar karena permainan menyangkut lebih banyak (orang) ketimbang kami.

    Keyakinanku adalah, harus ada kebenaran dan kejujuran di lapangan. Aku tak bicara soal diving, pelanggaran, atau kecurangan. Aku bicara tentang kejujuran dalam hati Anda. Ini adalah determinasi untuk maju dan memberikan segalanya. Bukan untuk kehormatan pribadi atau hadiah, melainkan untuk tim, teman-teman Anda, dan untuk orang-orang yang hidup untuk Barcelona.

    Aku mengatakan dengan sungguh bahwa aku berpikir Ronaldo adalah pemain yang luar biasa. Ia akan berusaha dengan baik, di liga atau tim mana pun ia bermain. Setiap orang selama beberapa tahun terakhir ini telah melihat betapa bagusnya dirinya. Jelas bagi siapa pun bahwa ia istimewa.

    T: Apakah yang membuat Anda begitu dicintai di Barcelona?

    J: Aku berhutang begitu banyak kepada Barcelona karena cara mereka merawatku dan keluargaku sejak aku masih kecil. Barcelona selalu menjadi seperti keluarga bagiku. Aku masih sangat kecil dan itu nyata sejak aku berusia sekitar enam tahun. Secara fisik, aku kuat, tidak lemah. Aku hanya tidak tumbuh.

    Hormon pertumbuhan jelas merupakan jawabannya, tetapi itu sangat mahal. Keluargaku tidak miskin, karena kalau Anda bicara kemiskinan di Amerika Selatan, itu berbeda dengan kemiskinan di Eropa, namun tak ada pengorbanan lain lagi yang bisa mereka lakukan (untukku) tanpa mengganggu (kebutuhan) keluargaku yang lain.

    Itu adalah saat Barcelona dan perwakilan klub membuktikan diri bahwa mereka adalah manusia berintegritas dan terhormat. Mereka mengenalku sebagai pesepak bola dan mereka menemui saya sebagai manusia dan mengambil keputusan. Mereka membantu mendanai perawatan (hormon) yang kubutuhkan. Beban pun terangkat dari keluargaku. Hal-hal itu tak akan Anda lupakan.

    Klub tak pernah minta imbalan. Semua yang mereka inginkan adalah yang terbaik untukku. AKu memutuskan, untuk menghargai mereka dengan satu-satunya cara yang aku tahu dan itu adalah (bersepak bola) di lapangan.

    T: Komitmen Anda dengan Barcelona begitu istimewa. Bagaimana dengan komitmen Anda untuk Argentina?

    Hatiku selalu bersama dengan Argentina. Namun, sekarang ada sebagian jiwaku yang menjadi (milik) Catalunya.

    Piala Dunia adalah impian masa keci. Aku hanya mengawali satu pertandingan pada (Piala Dunia) 2006 di Jerman. Jadi, aku sangat ingin pergi ke Afrika Selatan tahun depan

    T: Inggris sudah pasti tampil di Piala Dunia Afrika Selatan. Sejauh ini, Wayne Rooney sangat diharapkan bisa menjadi andalan Inggris di lini depan. Bagaimana pendapat Anda mengenai beban Rooney dan peluang Inggris?

    J: Anda bisa melihat kecintaan dan hasrat bersepak bola di wajah Wayne Rooney. Aku merasa, ia adalah pemain yang akan bermain untuk gaji seratus poundsterling per pekan karena sepak bola ada dalam darahnya. Ketika ia kehilangan (bola), itu menyakitkan dan ia adalah pemain yang bersamanya Anda ingin bermain.

    Aku bisa mengerti tekanan kepadanya. Namun, jujur saja, dari apa yang kulihat, Rooney adalah jenis pemain yang akan tumbuh di bawah tekanan.

    Inggris memiliki banyak pemain bertalenta yang harus bermain dengan baik untuk Inggris supaya bisa sukses. Namun, bila pemain lainnya melakukan apa yang seharusnya mereka perbuat dan membebaskan Wayne Rooney untuk naik (menyerang), pendukung Inggris akan melihat sesuatu yang sangat istimewa.

    T: “The Big Four” sudah dikenal di Eropa cukup lama. Namun, saat ini, posisi mereka terancam oleh tim kuda hitam, misalnya, Manchester City. Menurut Anda, akan sampai sejauh manakah kiprah City dan yang lainnya?

    J: Inggris memiliki banyak pemain bagus dan performa mereka di klub Inggris di Liga Champions selama beberapa tahun ini telah menunjukkan betapa kuatnya Inggris.

    Mereka (City) membangun sesuatu yang menarik untuk pendukung mereka. Namun, mereka tak bisa membeli sejarah dalam semalam.

    Akan sangat sulit berkompetisi dengan klub-klub terkenal Eropa ketika ini sampai pada masalah pembelian pemain. Empat klub terbesar Inggris telah memiliki sejarah yang kaya dan terlalu kuat untuk dihancurkan dalam waktu singkat.

    T: Musim lalu, Barcelona berjaya dengan meraih treble

    J: Musim lalu, sangat indah bagi Barcelona. Ya, kami meraih medali. Namun, lebih dari itu, Anda melihat orang tersenyum, mencintai, dan menemukan harga diri sesungguhnya dalam simbol kota (Barcelona).

    Sepak bola adalah pemainan yang melibatkan uang besar dan kami tahu, klub-klub besar bersiap untuk membayar pemain. (Real) Madrid telah menghabiskan uang untuk membeli pemain dan memecahkan rekor transfer.

    Pendukung mereka menuntut sukses jadi mereka akan mencoba mengatur tim yang akan mampu berkomptisi dengan sangat baik. Namun, aku hanya berpikir tentang timku dan kami harap memiliki musim seperti musim lalu dan tidak khawatir tentang yang orang dan klub lain lakukan.

    Kami memiliki pemain dan pelatih hebat. Keyakinan diri musim ini sangat tinggi. (NOTW)

    Nov 4, 2009 @ 2:55 pm

    post tags: Bicara Bola

  • Bengkel Pemain Kunci Sukses Milan

    PRESTASI AC Milan termasuk stabil, sejak klub ini dibeli Silvio Berlusconi. Dari era Ruud Gullit sampai kini, Milan rutin meraih gelar, setidaknya berada di papan atas. Kalaupun ada masa krisis, Milan bisa segera bangkit dan memperbaikinya. Salah satu kunci sukses Milan terletak pada Milan Lab. Ini ibarat bengkel yang meneliti dan memperbaiki setiap “kerusakan” pemain atau tim. Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, sampai bersedia merogoh kocek dalam-dalam untuk membelinya. Dia tahu betapa Milan Lab sangat berharga. Tapi AC Milan menggelengkan kepala. Tidak, Milan Lab tidak akan dilepas. “Tim Merah Hitam” sadar Milan Lab adalah kunci sukses. Lembaga yang mulai berdiri sejak 2002 ini berperan besar terhadap pencapaian klub. Tidak terkecuali pada musim ini. Rahasia terbesar kebangkitan tim asuhan Leonardo tidak bisa dilepaskan dari Milan Lab. Melalui wadah Mind Room (ruang pikiran) yang ada di dalamnya, “I Rossoneri” sanggup mereparasi mental skuadnya yang berada dalam titik nadir. Milan memerlukan perbaikan moral yang hancur. Maklum, setelah dipukul FC Zurich di Liga Champions serta tidak pernah bisa menang di Serie-A, mereka dihujat sana-sini. Andrea Pirlo dkk benar-benar tertekan. Milanisti yang biasanya mendukung ikut mendamprat. Jangan tanya bagaimana pers. Ini kesempatan emas bagi mereka untuk “mencincang” segenap pihak di Milan. Dalam kondisi seperti itu, Milan mesti bertemu AS Roma pada 18 Oktober. Berat, karena Roma selalu menang di Giuseppe Meazza dalam tiga musim terakhir. Lebih susah lagi, sesudahnya Milan juga bertamu Real Madrid (22/10) di Santiago Bernabeu. Terbayang sudah turunnya Leonardo dari posisi pelatih plus terjadinya sebuah “pembantaian”. Tapi, kenyataan yang terjadi berbalik 180 derajat. Roma mampu diatasi. Bahkan, Madrid dijungkalkan di Santiago Bernebau. Langkah apik berlanjut ke Serie-A dengan menaklukkan Chievo Verona (25/10). Terlepas dari hasil partai melawan Napoli di San Paolo (29/10) yang berakhir 2-2, situasi Milan berubah drastis. Milan terlihat memiliki potensi untuk meraih sukses. “Kemenangan-kemenangan itu menunjukkan Milan masih sanggup untuk meraih hasil maksimal,” tegas Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani. Kebangkitan itu tidak lepas dari membaiknya mental tim. Kepercayaan diri pemain mulai pulih. Galliani mengakui hal ini sebagai kunci. “Para pemain sempat kehilangan kepercayaan diri akibat kepergian Kaka. Padahal, dia hanya satu orang pemain saja,” ujar Galliani. Pada aspek Mind Room yang merupakan ruangan relaksasi bagi pemain menunjukkan keajaibannya. Pemain mampu mendapatkan kembali kepercayaan dirinya yang sempat hilang setelah di luar sana. Di dalam Mind Room, segala aspek pemain dianalisis. Mulai dari gejala fisik, otak, hingga psikologi didata dengan rapi. Pemain juga akan dibimbing untuk melakukan meditasi di bawah bimbingan psikolog. Kegiatan ini rutin dilakukan sehingga Milan Lab memperoleh data komprehensif setiap pemain. Dari hal itu, mereka menganalisis masalah dan kemudian mencari cara untuk menyembuhkannya. Saat in,i masalah utama terbesar Milan terletak pada kepercayaan diri serta hilangnya gairah bermain dari beberapa pemain. Mind Room memfokuskan perbaikan terhadap hal tersebut. Nyatanya dengan metode biofeedback yang dikembangkan Thought Technology Ltd di Montreal (Kanada), Milan berhasil mengatasinya. Lihat saja, Pirlo yang dituding kehilangan gairah mampu bermain memesona. Begitu pula Ronaldinho. Pelan-pelan, dia kembali menikmati bermain sepak bola. Contoh lain ada pada Alessandro Nesta dan Filippo Inzaghi. Kedua pemain veteran ini mampu mempertahankan performa apiknya. Leonardo sebagai pelatih menikmati buahnya. Dia mudah menerapkan strategi karena para pemain bersemangat. “Rentetan kemenangan kami? Kami dapat berbicara mengenai angka atau nama, tapi yang terpenting adalah antusiasme di dalam grup yang saat ini begitu tinggi,” jelas Leonardo. Sebuah hal yang sulit terjadi tanpa adanya Mind Room. MEDITASI SEPAK BOLA Mind Room diadopsi AC Milan dari Thought Technology Ltd yang berbasis di Montreal (Kanada). Mereka mengembangkan metode untuk mengangkat performa mental seorang atlet yang dikenal dengan biofeedback. Menurut wakil Presiden Thought Technology, Lawrence Klein, staf Milan akan melatih para pemain di dalam Mind Room. Mereka akan mengarahkan pemain agar bisa fokus, berkonsentrasi, serta dapat mengantar mentalitas untuk mencapai puncak penampilan. Klein menyatakan, hal ini sangat penting. ”Tidak perlu dipertanyakan persiapan mental adalah kunci yang berbeda. Pasalnya, para pemain sudah pasti sangat fit dan punya talenta bermain istimewa. Peralatan kami akan mengantar pemain menuju kekuatan mental yang optimal,” ujar Klein. Mind Room mempergunakan alat bernama ProCamp untuk melakukannya. Seperti apakah sistem kerjanya? Simak paparan kegiatan di dalam Mind Room berikut ini. 1. Usai berlatih atau bertanding, pemain akan masuk ke dalam Mind Room. Mereka akan duduk di kursi santai dan dipasangi alat untuk mendeteksi tujuh tanda psikologi, mulai dari gelombang otak, tekanan otot, detak jantung, dan irama pernapasan. 2. Sesudahnya psikolog akan membantu pemain rileks dan membimbing pemain untuk meditasi. 3. Psikolog kemudian mengajak pemain untuk memvisualisasikan permainan mereka di lapangan. Untuk merangsangnya, pembimbing akan mempertontonkan video permainan mereka untuk beberapa saat. 4. Jika ada masalah dalam permainan mereka, misalnya trauma karena gagal menendang penalti, beberapa aspek psikologis biasanya akan meningkat. Jika ini terjadi, pelatih akan mengajak pemain untuk rileks kembali. 5. Ini terus dilakukan sampai pemain mampu memvisualisasikan permainan mereka secara utuh dalam sebuah proses meditasi. (SOCCER)

    2009-11- 04T14:53:56Z Nov 4, 2009 @ 2:53 pm

    post tags: Bicara Bola

  • Apa bedanya?

    Pagi ini Ibu Guru bermaksud mengajarkan perbedaan suatu benda dengan benda lain. Dengan penuh semangat Ibu Guru mulai menanyakannya kepada murid2.
    Ibu Guru :"anak-anak, apa perbedaannya tidur dan bangun?"
    Anak2 :"beda bu......"
    Ibu Guru :"Ibu juga tau, makanya saya nanya sama kalian, coba dijelaskan!"
    Anak2 :"Klo tidur itu matanya merem bu... klo bangun matanya ga merem bu..."
    Ibu Gury :"bagus-bagus...."
    Hampir semua anak menjawab bersamaan, namun ada satu anak bernama Kristo malah menangis..
    Ibu Guru :"Kristo, kamu kenapa menangis?"
    Kristo :"huuuhuuhuuuuu saya kasihan bapak saya bu?"
    Ibu Guru :Kenapa?
    Kristo :"Klo bapak saya lagi tidur, saya liat, matanya merem-melek bu... trus pantatnya naik turun.... klo saya bangunin pas telentang matanya kebuka cuman ada monas di bawah perutnya..." huhuhuuhu..... katanya sambil terus menangis..., Bapak saya kenapa ya bu?
    Ibu Guru :"...???????"

    2009-11- 04T14:49:23Z Nov 4, 2009 @ 2:49 pm

    post tags: obrolan ringan

  • October 28 2009

    Madrid Merana.. Pelegrini terancam di depak

    Real Madrid, yang menurunkan sejumlah pemain lapis dua, menyerah kepada tim Divisi Segunda B, Alcorcon, dalam leg pertama putaran keempat Copa del Rey, di Stadion Santo Domingo, Selasa (27/10).

    Menghadapi “Los Galacticos”, Alcorcon berani bermain terbuka dan agresif. Bermodal permainan kolektif, mereka mampu mendesak dan mengancam gawang Madrid. Di luar dugaan, serbuan Alcorcon mampu membawa mereka unggul di menit ke-15 melalui Gomez, yang sukses meneruskan umpan Borja.

    Melihat usahanya membuahkan hasil optimal, Alcorcon semakin berani menggebrak wilayah pertahanan lawan. Derasnya gempuran tuan rumah ternyata membuat Madrid kelimpungan. Salah satu yang paling fatal adalah ketika Alvaro Arbeloa salah mengantispasi umpan silang Alcorcon, yang berujung gol ke gawang sendiri di menit ke-21.

    Madrid belum mampu bangkit ketika Alcorcon memperbesar keunggulan menjadi 3-0 menyusul gol Ernesto di menit ke-40. Ernesto menaklukkan Dudek setelah mendapat umpan silang dari Cascon dari sektor kiri pertahanan Madrid.

    Memasuki babak kedua, pelatih Madrid, Manuel Pellegrini, menarik Guti dan menggantinya dengan Fernando Gago. Namun, sementara Gago sibuk menyesuaikan diri dengan irama permainan yang sedang berlangsung, Gomez kembali berhasil menyarangkan gol untuk membawa Alcorcon unggul 4-0 di menit ke-52. Gol Gomez kali ini diotaki oleh Fernando Bejar.

    Untuk menjaga keseimbangan permainan pelatih Alcorcon, Juan Antonio Anquela perlahan menyegarkan barisan tengah. Setelah mengganti Ernesto dengan Jeremy di menit ke-64, ia menarik Bejar dan memasukkan Carmelo di menit ke-74. Selama itu, belum satu pun gol tercipta.

    Masuknya dua gelandang baru mampu mempertahankan soliditas permainan Alcorcon. Meski tak lagi bergerak seagresif sebelumnya, mereka mampu bertahan dengan sempurna. Hasilnya, Alcorcon menutup laga dengan kemenangan 4-0.

    Hasil ini menyisakan beban berat bagi Madrid. Pasalnya, demi menjaga peluang treble, mereka harus mampu menang setidaknya 5-0 di leg kedua, di Santiago Bernabeu, 11 November mendatang.

    Susunan pemain:
    Alcorcon:
    Juanma; Nagore, Lopez, Gomez, Anuarbe; Bejar (Carmelo 74), Sanz, More, Ernesto (Jeremy 64); Borja, Cascon
    Madrid: Dudek; Arbeloa, Metzelder, Albiol, Drenthe; M Diarra, Granero (Marcelo 62), Guti (Gago 47), Van der Vaart; Benzema, Raul (Nistelrooy 71)

    Oct 28, 2009 @ 2:35 pm

    post tags: Bicara Bola

  • October 18 2009

    Khasiat Urat Madu…..

    Tidak usah panjang lebar untuk menceritakan khasiat obat yang satu ini… yang jelas Urat Madu, “Tahan Lama”, “Langsung tancap Gas”, “Langsung bolak balik” dan yang penting “Langsung Ngisi”….

    URAT MADU BUKAN FIKSI TAPI FAKTA….. Pengalaman yang membuktikan….

    Oct 18, 2009 @ 8:37 pm

  • What do you think about Facebook?

    I think facebook help me find my old friend n keep contact with them… its helpful so far… tks.

    2009-10- 18T20:03:39Z Oct 18, 2009 @ 8:03 pm